Tuesday, September 20, 2011

Perbandingan Sekolah RSBI dengan SSN

RSBI atau rintisan sekolah bertaraf international sudah mulai menjamur di setiap kabupaten atau kota di Indonesia. Biasanya sekolah RSBI berjumlah tidak banyak di setiap kota/kabupaten. Berbeda dengan SSN atau sekolah standar nasional yang biasanya lebih banyak jumlahnya. Namun sayang, biasanya SSN kalah populer dengan sekolah


 Program pemerintah ini (RSBI) diharapkan dapat menciptakan sekolah dengan kualitas internasional dari segi manapun, mulai dari fasilitasnya, pengajarnya, sistem pembelajarannya, juga kualitas lulusannya yang memiliki wawasan internasional. Untuk mewujudkan sekolah yang dapat di sejajarkan dengan sekolah internasional, pemerintah membiayai langsung kegiatan belajar mengajar di sekolah RSBI. magnetzone.blogspot.com

Pada sekolah RSBI diterapkan KBM menggunakan bahasa inggris di beberapa mata pelajaran, begitu juga dalam ujiannya, juga tak lepas dari penggunaan bahasa inggris. Sekolah RSBI memiliki nilai KKM yang berbeda dengan sekolah SSN, RSBI biasanya memiliki standar KKM yang lebih tinggi dari sekolah SSN

Perbandingan mencolok antara RSBI dengan SSN adalah dalam segi sarana dan prasarananya. Sekolah RSBI didukung oleh sarana dan prasarana yang sangat mumpuni, mulai dari ruang kelas yang ber-AC, Televisi, Hotspot area di lingkungan sekolah, Gedung sekolah dengan kondisi baik, Di beberapa sekolah RSBI di Indonesia juga dilengkapi dengan fasilitas e-learning atau pembelajaran jarak jauh. magnetzone.blogspot.com

Berbanding terbalik dengan sekolah SSN yang mungkin fasilitasnya jauh berbeda dari sekolah RSBI yang lebih baik. Apalagi sekolah-sekolah SSN yang berada di daerah pelosok, yang sulit dijangkau pemerintah. Sekolah SSN mungkin hanya mengandalkan dana BOS dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas sekolahnya. 


RSBI yang memiliki ragam fasilitas yang berkesan mewah itu memang membutuhkan dana yang cukup banyak. Oleh Karena itu, pemerintah mengizinkan sekolah-sekolah RSBI untuk memungut biaya dari siswa. Dan biasanya jumlahnya tidak sedikit. Diawal penerimaan siswa baru saja sudah dipungut biaya yang jumlahnya sudah ditentukan minimalnya sekian rupiah dengan jumlah maksimal yang tidak di tentukan batasnya. Dan celakanya, terkadang besaran dana sumbangan ini dapat menentukan diterima atau tidaknya calon siswa baru itu. Oleh karena itulah hanya sedikit jumlah siswa tidak mampu di sekolah RSBI, bahkan nyaris tidak ada. Pemerintah hanya memberikan kuota 20 % untuk siswa tidak mampu di sekolah RSBI. magnetzone.blogspot.com

Sedangkan sekolah SSN juga memiliki beberapa kelebihan yaitu tidak dipungutnya biaya dari siswa untuk operasional sekolah alias gratis. Semua kegiatan belajar mengajar sudah mencukupi dari dana BOS. Namun pada faktanya di beberapa sekolah SSN siswa masih dipungut biaya untuk buku, dan lain-lainnya di luar biaya SOP (sumbangan operasional pendidikan). Kualitas lulusan SSN juga tidak kalah, walaupun pada faktanya saat ini siswa RSBI lebih mendominasi.

RSBI atau SSN, Mana yang lebih baik ??